Jumat, 25 Juni 2021

St. Theresia dari Kanak Yesus/St Theresia dari Lisieux

 

Lahir 2 Januari 1873 di Alemon, Perancis. Pada saat komuni pertama di hadapan sebuah salib ia berjanji:"Yesus di kayu salib yang haus, saya akan memberikan air kepadaMu. Saya bersedia menderita agar banyak orang berdosa yang bertobat". Diterima di biara Carmelit di Lisieux, Perancis pada usia 15 tahun. Untuk mencapai kesempurnaan hidup ia memilih "jalan sederhana" berdasarkan ajaran kitab suci, yaitu hidup selaku anak kecil, penuh cinta, iman akan Allah serta penyerahan diri yang total dengan gembira. 30 September 1897, ia meninggal di biara Lisieux pada usia sangat muda, 24 tahun. Tahun 1925 ditetapkan sebagai "santa" oleh Paus Pius XI dan diangkat sebagai Santa Pelindung negara Perancis oleh Paus Pius XII.

St. Theresia, engkaulah teladan hati penuh kemurahan. Bergaung kuat dalam dikau apa yang disabdakan Tuhan, engkau mempersembahkan hidupmu yang penuh dengan perbuatan-perbuatan cinta yang sederhana, dengan tekun, setia dan tabah, dihiasi dengan senyuman yang memancarkan kedamaian. Jiwamu dan semangat misimu menjadi rahmat pertobatan bagi banyak orang yang haus akan keselamatan, engkau pelindung misi sejati.  Doakanlah kami.

St. Theresia dari Kanak Yesus, doakanlah kami!! 

St. Maria Goretti

 

Lahir 16 Oktober 1890 di Corinaldo, Italia. Hidupnya sederhana dari keluarga sederhana. Di usia remaja Maria Goretti hidup penuh iman dan cinta akan kebenaran ajaran Tuhan Yesus. Maria Goretti mati dibunuh sebagai martir kesucian hati. Sebelum menghembuskan nafasnya, Maria Goretti mengampuni pembunuhnya:"aku ingin agar dia bersamaku di Surga kelak". Diberi gelar kudus oleh Paus Pius XII, ungkapan Paus waktu itu: "kita tidak wajib menjadi martir berdarah, tetapi kita semua dipanggil untuk menjadi kudus".

Ya Santa Maria Goretti, pancarkan keharuman kesucianmu ke dunia ini yang penuh dengan godaan dan dosa. Bantulah kaum muda remaja kami agar memelihara hidup yang murni dihadapan Tuhan dan menolak dengan berani segala godaan untuk melakukan dosa dan penyelewangan dari hidup suci dalam hidup ini.

St. Maria Goretti, doakanlah kami!!

Rabu, 23 Juni 2021

St. Antonius dari Padua

 

Antonius lahir tahun 1195 di Lisbon, Portugis. Usia 15 tahun ia masuk biara St. Agustinus di Lisbon. Ia ditugaskan belajar di Coimbra. kemudian ia bergabung dengan ordo yang didirikan oleh Fransikus dari Asisi. Sembilan tahun lamanya Antonius berkhotbah, mempertobatkan banyak orang dan melakukan banyak mukjizat di Perancis dan Italia. 13 Juni 1231, ia meninggal dunia di Arcella dekat Padua, pada usia 36 tahun. Jenazahnya disemayamkan di gereja Santa Perawan Maria di Padua. Setahun kemudian, ia dimaklumkan sebagai santo oleh Paus Gregorius IX. 

Terpujilah Allah bersama para malaikat dan orang kudusNya. Ya St. Antonius yang paling lemah lembut diantara orang kudus, cintamu kepada Allah dan belas kasihmu kepada makhlukNya, menyebabkan engkau memiliki kekuatan mukjizat ketika masih hidup di dunia. Mukjizat-mukjizat siap terungkap, bila engkau siap memohonkannya bagi mereka yang menghadapi kesukaran dan kesedihan.

St. Antonius dari Padua, doakanlah kami! 


Teks doa Novena Santo Antonius Padua.

Kumpulan Doa St. Antonius dari Padua.


St. Teresa dari Kalkuta

 

Dilahirkan 27 Agustus 1910 di Skopje, Albania. Masuk Biara Loretto di India tahun 1928. Mendirikan Kongregasi Para Suster Misionaris Cinta Kasih (MC) pada tahun 1948.

Bertahun-tahun ia mengembangkan karya pelayanan terutama melayani yang termiskin diantara yang miskin. Dia adalah rasul Cinta Kasih. 

Ia meninggal 5 September 1997 di Kalkuta, India pada usia 87 tahun. Oktober 2003 dibeatifikasi oleh Paus  Yohanes Paulus II. 4 September 2016 dikanonisasi di Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Fransiskus.

Tangan melayani, hati mencintai "berikan selalu sulas senyum dari bibir kita untuk setiap orang yang kita bantu, untuk setiap orang yang kita dampingi atau yang kita obati. Kita juga harus memberikan hati kita...

St. Teresa dari Kalkuta, doakanlah kami!

St. Fransiskus dari Asisi


Lahir tahun 1182 di Asisi, Italia Tengah. Dari keluarga kaya ia mengubah cara hidupnya, menjadi miskin, sedehana dan mencintai yang miskin dan yang sakit. Tahun 1210, ia mendirikan Ordo Saudara Dina (OFM). Pada usia 43 tahun, Fransiskus mendapat kelima luka Yesus dan meninggal pada usia 44 tahun. Dia terkenal sebagai seorang kudus besar yang dikagumi gereja, karena kegembiraannya dalam hidup sederhana, cintanya yang merangkul seluruh ciptaan, kesungguhan menghayati nasihat dan cita-cita injil dalam kerendahan hati dan cinta.

Doa St. Fransiskus dari Asisi

TUHAN, jadikanlah aku pembawa damai. 
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih. 
Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan. 
Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan. 
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran. 
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian. 
Bila terjadi keputus-asaan, jadikanlah aku pembawa harapan. 
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang. 
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku pembawa sukacita.

Ya Tuhan Allah, ajarlah aku untuk lebih suka menghibur daripada dihibur; mengerti daripada dimengerti; mengasihi daripada dikasihi; sebab dengan memberi kita menerima; dengan mengampuni kita diampuni, dan dengan mati suci kita dilahirkan ke dalam Hidup Kekal. Amin.

St. Fransiskus, doakanlah kami!

St. Bernadette Soubirous


Lahir 7 Januari 1844 di Lourdes, Perancis Selatan. 11 Pebruari 1858 Bunda Maria menampakkan diri kepadanya di sebuah gua yang disebut Massabielle, di tepi sungai Gave dekat kota Lourdes. Bunda Maria menampakkan diri kepadanya sebanyak 18 kali. Pada 25 Maret 1858, pada penampakkan yang ke-16, Bunda Maria mengungkapkan siapa dirinya, "Akulah yang Dikandung Tanpa Dosa". St. Bernadette wafat tanggal 16 April 1879. Tubuhnya masih utuh sampai saat ini. 8 Desember 1933, Bernadette diangkat sebagai Santa oleh Paus Pius XI. Sekarang Lourdes menjadi tempat ziarah iman umat Katolik dari seluruh dunia.

Pesan penting Bunda Maria: "Berdoalah tekun dengan penuh tapa bagi bertobatnya orang berdosa, karena semua manusia telah ditebus dalam darah Puteraku, jangan sampai ada yang binasa".

St. Bernadette, doakanlah kami!

Selasa, 22 Juni 2021

Kongregasi Puteri Reinha Rosari (PRR)


Konggregasi ini didirikan oleh Mgr. Gabriel Manek, SVD (almarhum) dan Suster Anfrida, SSpS (Co Pendiri) di Larantuka, 15 Agustus 1958. Tarekat PRR didirikan berdasarkan tiga latar belakang, yakni :
1. sebagai rasa syukur atas ketahanan iman umat di Keuskupan Larantuka yang selama 200 tahun tidak ada bimbingan hirarki, tetapi tetap kokoh.
2. membaca kebutuhan yang mendesak terkait pewartaan sehingga Uskup Manek mendirikan konggregasi ini untuk bisa mewartakan injil.
3. mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan. (diambil dari sini)

Video2 mengenai PRR,:



Klik diatas, lihat dibawah ini:


Awal aku mengenal PRR dari kalender misi tahun 2009 yg baru2 ini aku baca, ada quot2 Mgr Manek: Tak kenal lelah mencari dan menyelamatkan jiwa-jiwa, setia mengunjungi umat gembalaannya, menyayangi yang miskin dan terlantar, Sr Anfrida dan suster PRR, Yesus Kristus,anak Allah yang hidup, Terang Dunia, aku sembah sujud padaMu, untuk Engkau aku hidup, untuk Engkau aku mati...
Suster PRR menjemaat di Roma Italia, Kenya Afrika, Timor Leste, Timor Barat, Flores Timur, Papua, Kalbar, Kaltim, Bali, Surabaya, Yogyakarta, Jaktim, Jakut, Depok, Bekasi, dll.

Inilah pokok iman: Terpujilah Allah Tritunggal yang Maha Kudus. Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Sabda telah menjadi daging dan tinggal diantara kita.
Tuhan selalu beserta kita dalam hidup (Malaikat Pelindung: Malaikat Allah, Engkau yang diserahi Tuhan untuk melindungi aku, terangilah dan bimbinglah aku, dalam menjalani tugas-tugasku, pada hari ini, Amin.